Pertemuan kali ini membahas Agama dan Budaya dalam Pelestarian Alam. Dr. Ahmad menjelaskan tentang krisis ekologi global yang terjadi saat ini mengakibatkan adanya deforestasi, pencemaran dan perubahan iklim. Manusia dan kepentingannya paling menentukan dalam tatanan ekosistem dan dalam kebijakan yang diambil dalam kaitan dengan alam. Agama dan budaya memiliki pengaruh kuat terhadap pola pikir dan tindakan manusia. Sehingga penting pendekatan spiritual dan kultural bersinergi dalam pelestarian lingkungan. Agama dapat memperkuat kesakralan alam (menciptakan penghormatan, bumi tempat suci) dan Budaya dapat menjaga kearifan lokal (mempraktekan keberlanjutan). Contoh Kolaboratifnya seperti Eco-Pesantren, Wakaf Hutan dan Hutan Pesantren.