
The Philosophy of D.I. Yogyakarta’s Map Design, “Semar For Yogyakarta”
Tanggal : 15 Januari 2026 Jam : 11:32 By Farsijana Adeney-Risakotta, Ph.D (Founder of House

Tanggal : 15 Januari 2026 Jam : 11:32 By Farsijana Adeney-Risakotta, Ph.D (Founder of House

KBRN, Jayapura : Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen resmi membuka Seminar Perubahan Iklim dan Transformasi Ekonomi Hijau Berbasis Umat bersama Gereja-Gereja di Tanah Papua pada, Jumat (28/11/2025).
Seminar sehari ini merupakan inisiasi dari Yayasan Griya Jati Rasa bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) GKI I.S. Kijne Jayapura.
Dalam sambutannya, Wagub Rumaropen menekankan bahwa upaya perubahan iklim adalah pekerjaan rumah yang memerlukan gerakan bersama, termasuk peran aktif dari lembaga agama.
Hal ini penting untuk memastikan terbentuknya generasi yang cerdas serta terwujudnya pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan demi masa depan Papua.

Ketika pemerintah Indonesia melalui Kementrian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) membuat komitmen terkait dengan proyeksi penurunan emisi 8 hingga 17,5% sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045, seperti disampaikan pada pertemuan Konfrensi Perubahan Iklim PBB (COP 30) di Belém, Brasil yang berlangsung 10-12 November 2025. Maka mengakhiri bulan November 2025, pada tanggal 25, Yayasan Griya Jati Rasa melakukan Sosialisasi dan Tindakan Aksi Solusi Perubahan Iklim dan Transformasi Ekonomi Hijau Berbasis Umat Bersama Gereja-Gereja di Jawa. Kegiatan ini dilakukan di Kebun Alpukat GKJ Paliyan Panthan Menggoro Gunung Kidul, D.I. Yogyakarta.

Yayasan Griya Jati Rasa mengawal komitmen Indonesia untuk penurunan emisi karbon sampai 3,8% pada tahun 2030. Dengan berbagai kolaborasi, Yayasan Griya Jati Rasa terus menggalakan berbagai kegiatan langsung dengan masyarakat di DI.Yogyakarta. Hari Kamis, 6 November 2025, jam 08.00 – 10.00 bertempat di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Sarimulyo

Yayasan Griya Jati Rasa mengorganisir perayaan 97 tahun Sumpah Pemuda di Kalurahan Giricahyo, Kapenawon Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul. Temanya adalah Perayaan Sumpah Pemuda Mempersiapkan Desa Wisata Berbudaya Net Zero Emisi di Kalurahan Giricahyo, Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul.

In the Abrahamic faiths, God created the earth as a sign of goodness. The creation of the earth is a religious narrative accepted within religious communities as an acknowledgment that the earth, all its contents, and humanity are creations of the One God. Only God created the earth and all its contents. This theological formulation is woven into the Christian faith, stating that the earth did not spontaneously emerge from chaos. God controls both chaos and order.