Filosofi dari Desain Peta DI.Yogyakarta , “Semar for Yogyakarta”

Filosofi Oleh Farsijana Adeney-Risakotta Ph.D (Pendiri Yayasan Griya Jati Rasa)

“Semar for Yogyakarta” adalah judul dari desain peta geografi propinsi DI.Yogyakarta. Secara geografis, kontur propinsi D.I.Yogyakarta dari utara ke selatan, dari timur ke barat menginspirasikan bentuk tubuh dari Semar, sang tokoh pewayangan yang membangun kesatria Pandawa untuk melakukan keadilan, menegakkan kebenaran dan perdamaian.  

Semar berdiri dengan posisi menghadap ke Barat. Dari Samigaluh, di kabupaten Kulon Progo, bagian barat,  terlihat candi Borobudur dari jauh seperti  kembang lotus, yang tergambar berada dalam mulut Semar, melambangkan tentang kebajikan dan kebijaksanaan yang disampaikanNya dalam setiap tuturan kata untuk menguatkan umat manusia.   

Pada bagian utara, tergambar “kucir“ rambut Semar  pada gunung Merapi yang mencirikan keabadian dan kebersahajaanNya mewakili keseharian rakyat biasa yang mencintai, menjaga dan hidup harmonis dengan alam. Lubang napas Semar dari kerongkongan sampai ke dubur adalah Sumbu Filosofi Yogyakarta, dimana Keraton Ngayogyakarta adalah pusat dari Hamemayu Hayuning Bawana.

Sebelah timur, belahan aliran sungai Opak memberikan gambaran tentang tangan Semar yang berkarya membangun peradaban seperti candi Prambanan. Bukanlah keniscayaan kemahakuasaan Pencipta membangun bumi dan peradaban menurut waktuNya.

Pada bagian selatan, dua kaki Semar berdiri kuat membangun fondasi Yogyakarta bertemu dengan samudra Indonesia yang luas di mana Ratu Pantai Selatan adalah penjaga fondasi nusantara sebagaimana dimengerti dalam pemahaman mikro makro kosmos dari kalangan rakyat di Jawa pada umumnya.  

Warna hijau dalam desain tubuh peta DI.Yogyakarta sebagai tubuh Semar yang berkain hijau menunjukkan tentang kesuburan alam raya yang  menguatkan kesejatiannya sehingga keluhuran dan kesatrian dari kepribadian maha dewa menitis ke perilaku manusia.  

Batas peta “Semar for Yogyakarta” dipagari dengan motif kawung yang menjadi ciri khas pakaian punakawan dalam pewayangan. Peta “Semar for Yogyakarta” juga berisi tiga warisan dunia Unesco yaitu Candi Borubudur, Candi Prambanan dan Sumbu Filosofi Yogyakarta.

Desain Semar For Yogyakarta telah dicatatkan Hak Ciptanya oleh Ibu Farsijana Adeney-Risakotta, Ph.D dengan HAKI nomor pencatatan 084374 tanggal 11 November 2016. Koperasi Konsumen Griya Jati Rasa diberikan kesempatan untuk mengaplikasikan desain ini pada beberapa produk anggota seperti kaos, taplak meja, selimut, handuk,  mug dan tas kanvas.

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top